Senin, 11 Maret 2013

JComboBox


oleh :1.  ADIL FADHLI (50411190)
        2. IVAN HARDER (53411755) http://khen-rantai.blogspot.com/
        3. OLIM PRAWIRA MAHATO (55411461)http://olimprawirasimanjuntak.blogspot.com/



       Jcombobox merupakan sebuah kelas pada swing yang berguna untuk membuat sebuah combobox . combobox akan menampilkan daftar item yang dapat yang dipilih oleh pengguna. Sebuah Event akan dihasilkan ketika sebuah item pada combobox dipilih.

import javax.swing.*;
public class tampildatacombo extends JFrame {

    private static tampildatacombo() {
 
    }
    final String pilihan [] = {"kopi","teh","susu"};
    private JComboBox comboKu = new JComboBox (pilihan);
    private JPanel panel = new JPanel ();
   
    tampildatacombo () {
        super ("membuat combo box");
        panel.setLayout (null);
        setSize (300,100);
        setDefaultCloserOperation (EXIT_ON_CLOSE);
        comboKu.setBounds (60,20,160,25);
        panel.add (comboKu) ;
        getContentPane ().add (panel);
        setVisible (true);
    }
        public static void main (string [] args ) {
        tampildatacombo frameKu + new tampildatacombo ();
    }
}


Penjelasan kode program :
·         Final String pilihan [] =  {“kopi”,”teh”,”susu”};
Membuat sebuah variabel bertipe data array yang di dalamnnya memuat 3 buah pilihan ,yaitu : kopi ,teh dan susu yang akan di tampilkan pada komponen combobox.
·         Private JComboBox comboKu  = new JcomboBox (pilihan);
Membuat sebuah komponen Combo box dengan nama comboKu yang di dalamnya memuat beberapa pilihan.
·         comboKu.setBounds (60,20,160,25);
mengatur aturan dan posisi komponen Combo Box pada frame dengan panjang combo box = 160 dan tinggi combo box = 25 dan selanjutnya akan diletakkan pada rame dengan posisi di koordinat x = 60 dan posisi koordinat y = 20.
·         panel.add (comboKu) ;
Digunakan untuk menempatkan komponen combobox pada panel  sehingga akan dapat ditampilkan.

Output

Sabtu, 19 Januari 2013

KONVERGENSI MEDIA

Ada dua kata yang terlintas ketika mendengar konvergensi media yakni tentang teknologi dan komunikasi. Banyak orang menyebut era ini sebagai era konvergensi media, hal tersebut merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang ada, khususnya internet. Perkembangan teknologi komunikasi digital dewasa ini telah menjadi salah satu fokus penelitian para pakar komunikasi karena merubah pola komunikasi linier yang ada. Ia telah berdampak juga terhadap produksi pesan, pengelolaan konten, dan distribusi pesan melalui digitalisasi.
Konvergensi media adalah penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi media biasanya merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang dimungkinkan dengan adanya konvergensi jaringan. 
Beberapa peneliti mencoba mendefinisikan istilah konvergensi, namun diantara mereka tidak disepakati definisi tunggal tentang apa itu yang dinamakan konvergensi. Kutipan Justice Potter Stewart dalam buku Understanding Media Convergence; The State of the Field (2009) mengatakan “I can’t define it, but I know it when I see it”, Sedangkan Jim Carrol dalam buku yang sama menjelaskan istilah konvergensi dengan perumpamaan teenage sex sebagai berikut;
a)      Tidak ada yang tahu apa itu tetapi berpikir bahwa itu adalah hal hebat,
b)      Semua orang berpikir bahwa setiap orang melakukan itu,
c)       Mereka yang berkata bahwa mereka melakukan itu mungkin saja berbohong,
d)      Sedikit orang yang melakukan itu tidak melakukan itu dengan baik,
e)      Once they start doing it, they realize that it’s going to take them a long time to do it right,
f)       Mereka juga akan mulai menyadari bahwa tidak ada cara yang ‘benar’ untuk melakukan itu.
Konvergensi media tidak hanya pergeseran teknologi atau proses teknologi, namun juga termasuk pergeseran dalam paradigma industri, budaya, dan sosial yang mendorong konsumen untuk mencari informasi baru. Konvergensi media terjadi dengan melihat bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain pada tingkat sosial dan menggunakan berbagai platform media untuk menciptakan pengalaman baru, bentuk-bentuk baru media dan konten yang menghubungkan kita secara sosial, dan tidak hanya kepada konsumen lain, tetapi untuk para produsen perusahaan media.
Gerakan konvergensi media tumbuh secara khusus dari munculnya Internet dan digitalisasi informasi. Konvergensi media ini menyatukan 3C yaitu computing (memasukkan data melalui komputer), communication (komunikasi), dan content (materi isi/ konten). Teori konvergensi media yang diteliti oleh Henry Jenkins pada tahun 2006, menyatakan bahwa konvergensi media merupakan proses yang terjadi sesuai dengan perkembangan budaya masyarakat.
Munculnya fenomena konvergensi media ini, memaksa media konvensional melebarkan sayap dan masuk kedalam jaringan internet untuk dapat mempertahankan atau memperluas bisnisnya. Jurnalisme konvergensi melibatkan kerjasama antara jurnalis media cetak, media siar, dan media Web (daring) untuk menghasilkan berita terbaik yang dimungkinkan, dengan menggunakan berbagai sistem penyampaian. Hal ini menyebabkan berkembangnya media konvensional menjadi digital.
Di dunia, contoh bentuk diversifikasi media dari bentuk konvensionalnya menjadi bentuk digitalnya terdapat pada contoh berikut:
Liputan 6 (Program acara berita di televisi)||Situs Liputan 6 (www.liputan6.com) |- | TIME (Majalah berita Amerika Serikat)||Situs Majalah TIME (www.time.com/time) |- | Trax FM (Radio swasta di Indonesia)||Radio online Trax FM (www.traxonsky.com) |- | Media Indonesia (Surat kabar Indonesia)||Surat kabar digital (epaper.mediaindonesia.com) |- | House (serial televisi) (Program serial televisi)||Televisi online (http://www.fox.com/house/) | |}
Aplikasi teknologi komunikasi terbukti mampu menjembatani jalur transportasi pengiriman informasi media kepada khalayaknya.Akibatnya muncul jurnalisme online yang membuat wartawan untuk terus-menerus memperbaharui informasi yang mereka tampilkan seiring dengan temuan-temuan baru di lapangan. Dalam konteks ini, konsekuensi lanjutnya adalah berkurangnya fungsi editor dari sebuah lembaga pers karena wartawan relatif mempunyai kebebasan untuk segera memasukan informasi baru tanpa terkendala lagi oleh mekanisme kerja lembaga pers konvensional yang relatif panjang.

Minggu, 13 Januari 2013


SoundCloud, Website Berbagi Lagu Rekaman Pribadi

Hampir semua orang menyukai musik. Bagi sebagian besar orang, musik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Didengarkan pada saat bekerja, naik kendaraan umum, menjelang tidur, sedang santai, sedang sedih dan berbagai aktifitas lainnya. Beragam aliran musik banyaknya penyanyi / grup band membuat industri musik tak pernah mati. Mendengarkan musikpun semakin menyenangkan bila kita bisa ikut menyanyikan dan hapal dengan lirik lagu yang kita suka.
Kesukaan mendengarkan musik membuat kita secara tak langsung juga suka menyanyi. Kita bisa pergi ketempat karaoke untuk menyalurkan kesenangan bernyanyi. Selain itu, kini kita bisa merekam suara kita saat menyanyikan satu lagu kemudian mengunggahnya dan bisa didengarkan oleh semua orang. Kita bisa menggunakan SoundCloud. SoundCloud adalah website untuk file sharing self recording baik berupa lagu, pembacaan puisi ataupun yang lainnya. Kita bisa membuat akun secara gratis dan mengunggah recording yang kita buat.
  1. Membuat akun di SoundCloud
    Buka www.soundcloud.com kemudian Anda bisa sign up dengan melakukan registrasi atau log in with Facebook account. Cara kedua lebih mudah karena Anda tidak perlu melakukan registrasi ulang.
                                                                                     
  1. Dashboard Soundcloud
    Setelah log in, maka akan masuk ke halaman utama. Disana Anda bisa mengunggah recording milik Anda sendiri atau Anda dapat merekamnya dahulu dengan men-klik fitur recording. Selain itu di dashboard Anda dapat mencari teman atau orang yang Anda kenal yang memiliki akun Soundcloud dan Anda bisa mem-follow akun Soundcloud mereka. Selain orang yang Anda kenal, Anda juga bebas mem-follow siapapun yang memiliki akun Soundcloud.

Tampilan Dashboard Soundcloud
  1. Tracks
    Tracks adalah menu yang terdapat di tab atas pada halaman website Soundcloud. Pada menu Tracks ini Anda bisa mendengarkan file yang baru saja diunggah oleh pengguna lain atau yang sedang banyak didengarkan oleh pengguna lainnya.

Tampilan Tracks pada SoundCloud
  1. Mendengarkan dan share track Soundcloud
    Untuk mendengarkan, Anda tinggal klik tombol play yang ada pada setiap tracks. Selain itu Anda bisa membagikannya ke blog, website, social media dan lain sebagainya dengan klik tombol share dan Anda bisa pilih mau dibagikan ke media mana.

Tampilan Share Tracks SoundCloud
Nah, mudah dan menyenangkan kan bagi para penggemar musik? Yuk bikin akun di Soundcloud. Bisa mendengarkan lagu-lagu yang dicover dengan bagus oleh orang lain, bisa menyalurkan hobi menyanyi dan membaginya kepada orang lain. Share your voice with Soundcloud :)